Gerakan pramuka merupakan suatu organisasi yang mengajarkan kemandirian dan membina watak ,mental ,emosional ,jasmani ,bakat ,serta peningkatan ketaqwaan dan iman kepada Tuhan yang maha esa. Sedangkan, pengajarannya itu sendiri ada yang di dalam ruang dan di luar ruang.
Pendidikan di dalam ruang biasanya menyangkut teori-teori tentang pramuka. Seperti , sejarah pramuka ,ADART ,materi pramuka ,misalnya , sandi ,dll. Semua itu diajarkan di dalam ruang. Tetapi prakteknya dari materi-materi pramuka tersebut dilaksanakan di luar ruang.
Seperti yang telah dipertegas di atas ,pendidikan di luar ruang biasanya berhubungan dengan praktek dari materi kepramukaan yang telah diajarkan. Tetapi tidak hanya itu saja ,pendidikan di luar ruang berarti pendidikan di alam bebas. Semua itu ada di dalam organisasi pramuka, misalnya, kemah yang selalu diadakan di dalam organisasi pramuka, dan hampir semua perkemahan dilaksanakan di alam terbuka, seperti, di hutan, pegunungan, pantai, ataupun tempat yang lain yang cocok dan enak untuk diadakan perkemahan.
Perkemahan itu sendiri terdapat pada SKU ( Syarat Kecakapan Umum ). Jadi, seorang yang mengikuti pramuka harus dan wajib mengikuti perkemahan, jika ingin menempuh SKU tersebut. Dengan kata lain, seseorang yang mengikuti pramuka harus bisa bersatu dengan alam. Seperti isi dasadarma nomor 2 yang berbunyi “ cinta alam dan kasih sayang sesama manusia “. Dalam acara perkemahan tersebut, semua orang yang ikut dalam perkemahan harus bisa menaklukan semua rintangan yang ada di hutan maupun tempat yang lain yang dipakai untuk perkemahan. Jadi, semua rintangan yang ada di alam harus bisa diselesaikan dengan akal yang cermat dan cepat. Dan disaat mereka menghadapi rintangan tersebut, mereka harus memekai bakat dan keahlian mereka untuk menyelesaikan rintangan tersebut. Jika tidak seperti itu, mereka tidak akan bisa menyelesaikan rintangan itu. Dan mereka bisa juga merundingkan dengan sesama temannya dengan cara menyelesaikan rintangan itu dengan bersama-sama. Dan bakat-bakat itu berupa, kemahiran mendaki, berenang, memancing, memanjat, dan lain sebagainya.
Tetapi sekarang kegiatan perkemahan tersebut cenderung dilakukan lingkungan sekitar sekolah saja ataupun di kabupaten yang didiami. Itu sangatlah kurang efektif dan tidak akan mencapai sasaran yang telah direncanakan sebelumnya. Sebabnya jika suatu perkemahan itu dilakukan di lingkungan sekolah ataupun masih di dalam daerah kabupatennya sendiri, maka perkemahan itu cenderung kurang berkesan bagi seorang pramuka yang mengikutinya. Jika ingin perkemahan itu bisa berkesan buat peserta yang mengikutinya, maka perkemahan itu sebaiknya dilaksanakan di alam yang terbuka yang lingkungannya pun belum di ketahui oleh peserta yang mengikutinya, dengan kata lain tempat itu baru di datangi oleh peserta itu. Tetapi selain suasana yang baru dan bertemakan alam terbuka, sebaiknya juga pemandangan yang ada haruslah yang bagus dan terdapat rintangan yang dapat membuat pesertanya semangat untuk menghadapi rintangan tersebut, serta peserta yang mengikuti perkemahan tersebut bisa terhindar dari kejenuhan dan kebosanan dalam mengikuti kegiatan perkemahan tersebut.
Jadi, tidak ada salahnya bila suatu perkemahan itu dilakukan di alam terbuka, karena jika suatu perkemahan dilakukan di alam terbuka bisa membuat peserta perkemahan tersebut menjadi seorang pramuka yang bisa hidup mandiri dan bersatu dengan alam. Di bumi perkemahan, mereka jauh dari sanak keluarga dan hidup yang ala kadarnya, sehingga mereka akan mengerti bagaimana arti hidup yang sesungguhnya serta mereka bisa belajar untuk tidak selalu bergantung pada orang tua.
Dengan demikian, kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan di luar ruang atau di alam terbuka bisa membuat seorang pramuka yang mengikuti kegiatan tersebut bisa terhindar dari kejenuhan dan kebosanan. Dan itu juga harus disertai dengan kegiatan yang bervariasi serta dilaksanakan di tempat yang baru serta suasananya baru. Dan tidak boleh dilupakan, alam terbuka itu mempunyai sebuah kekuatan untuk membentuk watak ,kepribadian dan karakter seseorang menjadi lebih baik. Jadi, dengan diadakannya suatu kegiatan pramuka di alam terbuka, diharapkan bisa membentuk kepribadian seorang pramuka yang cinta alam, mandiri dan bertanggung jawab, serta bisa menjadi penerus bangsa yang melindungi alam, bukan menghancurkan alam.
Oleh : Ahmad Dwi Arta Je Mafera








